Sinopsis Cinta Melody Episode (1 to 18)

Mungkin ramai yang sedang menonton Sinetron Cinta Melody yang mula ditayangkan di Astro Ria pada 5 May lalu kan, pasti ramai yang tidak ketinggalan setiap hari menunggu sinetron ini di depan kaca TV korang, disini saya akan memberi sedikit sinopsis dan video trailer untuk Sinetron..

sebelum kita pergi ke sinosipnya lebih baik untuk kita mengenali pelakon-pelakon yang turut menjayakan sinetron Cinta Melody ini, antaranya ialah :-

Pemain

Sinopsis Penuh Sinetron Cinta Melody (Episode 1 – 18)

Episode 01

Elang baru pulang belajar dari Amerika Syarikat dan diarahkan oleh ayahnya untuk bertugas daripada bawah. Oleh itu dia ditugaskan dibawah pekerja cemerlang syarikat iaitu Melody.

Episode 02

Hanny mendengar pengakuan Jelita bahwa dirinya adalah orang yang sudah mencuri uang milik Melodi.

Taufik menjelaskan kepada Bharata bahwa Elang sudah mengambil uang 10 juta sebagai tanda kekecewaannya kepada Melodi yang bersikap terlalu tegas. Nissa langsung memberikan tamparan kepada Melodi yang saat itu sedang bersama dengan Elang.

Episode 03

Melody langsung memarahi Elang saat mengetahui Elang terlambat sampai di kantor. Elang memasuki ruang kerja Ajeng dan mengajaknya pergi nonton.

Hanny menjelaskan pada Melody bahwa Jelita tidak akan pernah memakai motor Melody lagi karena Jelita akan membeli sebuah mobil baru.

Episode 04

Hani menyindir Melodi yang baru pulang tengah malam. Namun Nissa tersinggug dengan ucapan Hani, dan menyuruh Hani mengurus anaknya sendiri, Jelita.

Elang menghampiri Jelita dan marah terhadap Jelita yang sedang mabuk. Elang Nampak kesal, dan meminta tasnya dikembalikan.Anggika, Ibu Elang, mempercayakan Ajeng untuk mendampingi Elang dalam mengurus perusahaan. Ajeng nampak senang dengan berita tersebut.

Episode 05

Wajah Melody tampak tegang saat duduk di hadapan Anggika. Tiba-tiba Anggika mengucapkan selamat karena Melody dipromosikan menjadi senior manager dan Ajeng akan menjadi bawahannya jadi harus memberikan semua laporan kepadanya.

Sebagai penghargaan, Melody akan diberi kendaraan pribadi. Melati hanya bisa terpana.

Episode 06

Elang menangis karena merasa bersalah kepada Melody. Namun disaat itu pula, tiba-tiba Elang terlihat limbung dan kemudian jatuh tak sadarkan diri di atas lantai.

Hani mengejar Fajar (Bharata), namun Hani kaget dan bingung karena sepertinya Fajar tidak mengenali dirinya.

Episode 07

Bharata mendukung hubungan antara Elang dengan Melody. Elang tersenyum bahagia mendengar hal tersebut.

Anggika mengucapkan terima kasih kepada Bharata karena selalu mendukung keputusan Elang dan menjadi ayah yang baik untuk Elang.

Episode 08

Ajeng berhasil mempengaruhi Melody tentang Elang sehingga Melody mulai meragukan dan menghindari Elang.

Namun takdir berkata lain, karena lagi-lagi Melody harus bekerja sama dengan Elang dalam sebuah proyek atas perintah Bharata. Tentu saja Melody tidak bisa menolak.

Episode 09

Anggika kaget saat mendengar Elang mencintai Melody. Suatu ketika, Melody terlambat datang ke kantor, Anggika yang tahu hal ini memarahinya dan bersikap dingin. Melody merasa heran dengan sikap Anggika

Jelita terus berusaha untuk menekan Elang supaya menerima dirinya. Elang yang kesal menyiram Jelita dengan air cucian kotor penjual bubur di pinggir jalan.

Episode 10

Anggika dan Ajeng merencanakan sesuatu yang bisa membuat Melody dan Elang salah paham. Anggika memasukkan laporan Melody dengan nama Elang. Anggika memberitahu semua ini pada Melody. Melody kaget melihat laporannya atas nama Elang.

Ajeng menghina Melody dan mengatakan bahwa dia sangat bodoh karena sudah mempercayai Elang. Tanpa disadari Ajeng, Elang mendengar semua itu.

Episode 11

Anggika meminta Melody, Elang, dan Ajeng untuk berhenti membuat keributan di ruangannya kemudian Anggika menekankan kepada Melody untuk tidak memanfaatkan anak buahnya demi kepentingan karirnya.

Ketika di luar Ajeng menghadang Melody dan menyatakan bahwa dirinya akan membuat Melody menderita, apalagi Anggika sudah sangat membenci Melody.

Episode 12

Anggika tampak berpura-pura kaget saat Melody mendatangi ruangannya dan mengajukan surat pengunduran diri.

Gina memberikan penjelasan kepada Anggika bahwa Melody benar-benar marah pada Elang. Anggika pun menceritakan semua hal yang terjadi saat Melody mendengarkan pembicaraan dirinya dengan Elang.

Dengan wajah marah, Lestari menghampiri Elang. Menurutnya meski pun Elang adalah anak Bharata, tetap saja dia tidak berhak menyakiti Melody sampai-sampai Melody mengundurkan diri.

Episode 13

Anggika akhirnya berhasil membebaskan Elang dari kantor polisi. Namun setelah itu, Anggika meminta Elang untuk jangan menemui Melodi lagi, dan menikah dengan Ajeng. Namun Elang menolak permintaan ibunya itu.

Ajeng berusaha menghancurkan hubungan antara Melodi dengan Elang, dengan mencuri jam tangan Anggika, lalu membakar bengkel Nissa, dan meninggalkan jam tangan Anggika disitu . Hal itu membuat Melodi berfikir bengkel tersebut dibakar oleh Anggika.

Episode 14

Bharata masih bimbang dengan keputusan Anggika yang menginginkan acara pertunangan antara Elang dan Ajeng dipercepat. Kemudian Anggika meyakinkan Bharata bahwa seiring dengan berjalannya waktu Elang dapat menerima cinta Ajeng.

Pesta pertunangan Elang dan Ajeng sedang berlangsung di dalam Restoran. Ajeng dan Elang berdiri berdampingan, tamu-tamu bergantian memberi selamat pada mereka berdua. Wajah Ajeng nampak sangat bahagia sementara Elang sedikit tertekan dengan semua ini.

Sementara itu Melody yang kebetulan melintas di tempat itu kaget saat membaca sebuah papan yang bertuliskan acara pertunangan Elang Ajeng.

Episode 15

Elang yang tahu Nisa meninggal, mendatangi Melody di pemakaman. Elang minta maaf padanya dan berjanji tidak akan pernah meninggalkannya. Melody dan Elang lalu menikah.

Melody yang sedang menyiapkan makan malam di rumah menerima telepon dari Polisi. Melody kaget mendengar berita bahwa Elang meninggal karena kecelakaan.

Episode 16

Bu Anggika menampar Melody dengan keras sambil menyalahkan dan menghina Melody sebagai penyebab atas kecelakaan yang dialami oleh Elang hingga Elang tiada.

Bharata terkejut, sementara itu Ajeng tersenyum puas melihat hal itu. Di lain pihak, Melody syokk menatap Anggika sambil memegangi pipinya.

Episode 17

Anggika menawarkan banyak uang pada Hani dan Jelita, dengan syarat mereka harus menggugurkan kandungan Melody dan mengusirnya dari rumah. Hani menyanggupi permintaan itu.

Sementara itu, di sebuah tempat, Elang tiba-tiba sadar dan terbangun dari komanya.

Episode 18

Ajeng menelepon dan membeberkan perbuatan Anggika yang menyuruh Hani menggugurkan kandungan Melody. Elang terkejut. Elang yang mengemudi dalam keadaan setengah mabuk, menabrak mobil Sonia. Melihat keadaan Sonia yang gawat, Elang bergegas membawanya ke rumah sakit.

Sementara itu, di tengah jalan, Melody melihat Raffi nyaris ditabrak bis. Melodi segera menolong Raffi. Raffi terkesima.

aku : sinopsisnya dalam bahasa Indonesia, harap korang paham..tunggu entri seterusnya untuk sinopsis ep19 – ep36

updated baca sinopsis ep19-36 HERE

credit to blog pangeran229

p.s Jom Like Fan Page Sinetron Cinta Melodi

Related Posts with Thumbnails
  • 28 Comments

  • Your email is never shared.
    Required fields are marked *




    CommentLuv badge